Selamat dan Menikmati Fasilitas dan Layanan Pada Blog ini...

Saturday, 2 February 2013


Dipimpin Kader Muda, PKS Harus Taubatan Nasuha

1 Feb 2013 15:05:23
Dipimpin Kader Muda, PKS Harus Taubatan Nasuha
Anis Matta (Foto: Aktual.co/Amir Hamzah)
Anis yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, harus segera melakukan revitalisasi partai secara progresif. Melepas jabatan pimpinan DPR, menjadi pilihan strategis, sehinggaa terkonsentrasi penuh konsolidasi internal.

Jakarta, Aktual.co -  Majelis Syuro' dibawah Kepemimpinan Ustadz Hilmi Aminuddin, telah menetapkan Anis Matta menjadi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Taufiq Ridho sebagai Sekretaris Jenderal PKS.

Pasangan anak muda ini, menggambarkan PKS memiliki stok kader kepemimpinan yang cukup kuat dan roda organisasi yang efektif.

Namun menjadi titik tekan, Anis sang mantan sekjen terlama semenjak Partai Keadilan berdiri, memang harus mampu membersihkan anasir-anasir negatif dari internal PKS dan lawan politiknya, baik personal Anis, maupun PKS secara umum.

Ia juga telah menjadi sasaran tembak lawan-lawan PKS, maupun KPK sendiri.

Anis, mewakili intelektual muda dan pembaharu gerakan tarbiyah Indonesia, juga dikenal sebagai faksi "sejahtera" dalam tubuh PKS. 

Anis yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI, harus segera melakukan revitalisasi partai secara progresif. 

Melepas jabatan pimpinan DPR, menjadi pilihan strategis, sehinggaa terkonsentrasi penuh konsolidasi internal. 

Keputusan menempatkan Anis sebagai presiden PKS diambil dalam rapat pimpinan PKS di Lembang, Bandung Kamis (31/1) kemarin. Nama Anis mengalahkan sejumlah kandidat lain yang sempat beredar seperti Hidayat Nurwahid, dan nama mantan Presiden PKS lainnya.

Sementara Taufiq Ridho, ustad dan kader muda PKS ini cukup populer di kalangan internal PKS.  Bahkan disegani sebagai salah satu penentu kebijakan internal. Khususnya dalam seleksi dan penetapan calon anggota legeslatif PKS.

Taufiq saat ini menjabat sebagai salah satu ketua DPP PKS. Sebelumnya, ia merupakan Ketua DPW PKS Jawa Barat.

Taufiq, memiliki jaringan kuat di kawasan dan dunia international, khususnya dunia Islam. 
Toh, tugas Taufiq merajut kembali mentalitas kader yang jatuh, bukan persoalan mudah.

Pasangan Anis dan Taufiq saat ini memiliki pekerjaan rumah yang amat dahsyat, PKS yang diterjang Angin Topan, meluluhlantakkan Simbol Bersih dan Bermoral-nya.

Anis dan Taufiq harus mampu mengembalikan gerakan Tarbiyah khususnya wajah PKS kembali ke Khittoh Keislaman dan Keindonesian, sarat moralitas dan nilai - nilai yang terimplementasikan.

Sehingga, tidak ada lagi jarak antara elit partai, kader dan jamaah yang berjuang keras di grass rootsuntuk kejayaan partai.

Skeptisme publik terhadap PKS sebagai gerakan puritan menjadi gerakan kesejahteraan harus segerah diubah. Kembali ke Khiitoh keislaman dan Keindonesiaan. 

Teguran keras dari Tuhan YME atas perilaku elit PKS, mesti menjadi cambuk!. 
Kini, saatnya faksionalitas di tubuh PKS diakhiri. PKS harus Taubatan Nasuha, agar menjadi lebih baik. 

No comments:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites